Kaktus itu merupakan salah satu jenis tanaman hias yang banyak digemari oleh masyarakat. Sebab, penampilan kaktus itu sangat unik dan khas. Keunikannya juga terletak pada bentuknya yang beraneka ragam dan perawatannya yang tergolong SANGAT mudah. Minat budidaya kaktus pada masyarakat sebenarnya cukup tinggi, selain untuk hobby juga untuk agribisnis. Mau skala kecil ataupun skala besar tetap memberi keuntungan yang besar.
Bisnis ini sebenarnya sempat mengalami masa kejayaan pada era 80-an. Saat itu tu minat masyarakat pada kaktus bener- bener mencengangkan. Bahkan jumlah permintaan selalu melebihi stok yang ada. Sehingga harganya bisa tinggi banget,bro. Tapi karena di era segitu variasi kaktus gak nunjukin perkembangan, akhirnya bisnis ini anjlok. Para peminatnya mulai jenuh sama varietas yang itu-itu aja. Maka dari itu, dari pengalaman dan kesalahan yang ada di masa silam kan bisa jadi bahan pertimbangan bisnis kaktus saat ini.Yang pasti, faktor utamanya kan kejenuhan pasar sama varietas yang ada. Hal ini sudah bisa diantisipasi kok, sekarang uda banyak ditemukan metode yang bikin nilai jual kaktus bisa naik lagi.
So, ini kesempatan yang bener-bener langka,sob. Karena bisnis ini di Indonesia belum banyak pesaingnya. Lagian, risiko ruginya juga sangat minim. Karena pada dasarnya permintaan kaktus tu juga lumayan banyak. Jadi, mungkin gini analisa usahanya :
A. Pot Biasa
Harga beli kaktus Rp. 3000
Harga pot biasa per buah Rp. 3500
Jumlah pengeluaran Rp. 6500
Harga jual kaktus (dijual untuk pengecer) Rp. 10.000
Keuntungan per pot biasa Rp. 3500
B. Pot Keramik
Harga beli kaktus Rp. 3000
Harga pot keramik per buah Rp. 7500
Jumlah pengeluaran Rp. 10.500
Harga jual kaktus (dijual untuk pengecer) Rp. 17.500
Keuntungan per pot keramik Rp. 7000
Jadi dengan sedikit modifikasi, mengganti pot saja, nilai jual kaktus sudah merangkak naik daripada dijual secara biasa. Bagaimana ? Tertarik ? (Harga di atas adalah harga jual di daerah solo)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar